Berfikir Beyond The Box
Halo teman-teman, semoga dalam keadaan sehat ya.. , saya ingin berbagi cerita saya dengan seorang team saya ketika kita ngobrol santai sambil makan pagi. Saya memulai bertanya” bro, kalau ada tamu komplain kamu kasi kompensasi atau tidak?,” temen saya jawab ” Ya iya lah bro, kalau mau ranking tripadvisor melorot seperti buka celana ya dak usah , kasi saja tamunya kata Sorry berkali-kali :)”. Saya tersenyum dan kembali bertanya, ” kamu kasi kompensasi apa bro? apa pilih spa, transport atau makan?”, ” pastilah one hour massage bro, biar cost dak besar”.jawab teman saya dengan lugas dan yakin. Saya meneguk kembali kopi saya sambil tersenyum, ternyata teman saya ini cara berfikirnya masih cara lama, alias belum milenials.
Mengapa saya bilang cara befikir gaya lama, iya karena masih hanya memandang kedepan seperti kuda, dan diikat tali lagi :). Mereka berfikir hukum ekonomi yaitu untuk mendapatkan untung besar adalah dengan menekan biaya atau cost. Padahal kalau dibalik cara berfikirnya menjadi hukum peluang maka untung akan bertambah besar.
Diperlukan cara berfikir positive dan berfikir besar untuk bisa mengertikan hukum peluang. Saya menuturkan ke teman saya, ” Bro saya mengerti cost yang paling kecil diantara ketiga pilihan yang saya berikan adalah Spa, tetapi jika kita pakai hukum peluang kamu sudah rugi banyak, seharusnya waktu yang dipakai memberikan kompensasi bisa untuk melayani tamu yang berbayar, tetapi karena staff mu dan ruangan terbatas kamu akan kehilangan kesempatan. Begitu juga transport, seharusnya bisa mendapatkan revenue dari tour akhirnya tidak bisa, karena sopir dan mobil juga terbatas.
Jika kamu berikan tamunya makan siang atau makan malam, kamu masih punya banyak kursi di restaurant untuk ditempati atau bisa room service jika restaurant penuh. Walaupun costnya paling besar, tetapi dengan memberikan kompensasi makan, tamu bisa mengenali kualitas makanan yang ada direstaurant mu, yang berpeluang juga membeli makanan dan minuman tambahan, juga bisa kembali lagi di hari berikutnya.
Selain itu, jika tamu itu makan pertama kali di restaurant mu bisa menarik perhatian tamu yang lain untuk datang dan mencoba, juga bisakan dia nuis review bagus dari makananmu, ya kalau chef mu bagus dan pintar buat makanan enak :). Oya selain itu bro, ada mitos kalau ngasi orang makan itu berkah, ya seperti kamu ngasi saya makan pagi disini, kamu sdh dapat berkah ceramah saya wwkwkwkwk
Teman saya lupa ketawa,hanya termangu dan mengangguk tanda mengerti seperti teman-teman saat baca cerita saya ini :), semoga menginspirasi….