Bahagia adalah idaman setiap orang, terkadang kata ini menjadi semu bagi kebanyakan orang. Bahagia yang diinginkannya tidak juga dia temukan walau sudah melakukan meditasi dan mengikuti kegiatan spiritual. Justru semakin bertambah kebingungan yang membuat emosi tidak stabil yang semakin menjauhkan bahagia itu dari kehidupan.
“Hati yang bahagia” begitulah orang menginginkannya, dan itu hanya sebatas keinginan tetapi tidak pernah terwujud. Adalah sifat manusia ingin dilayani, ingin dihormati, ingin diakui, ingin dihargai, ingin di beri, dan semua itulah sumber dari ketidak bahagiaan itu sendiri.
“Mencari Kebahagaiaan” Sangat sering kita mendengar setiap insan menyebut kata itu ketika dia mendambakan kebahagiaan. Tanpa disadari kebahagiaan yang dia cari justru membawa mereka kepada kesengsaraan bathin.
Jika anda sungguh-sungguh ingin bahagia, dibawah ini ada 3 mindset untuk hidup bahagia yang mungkin kan menjadi titik balik kehidupan anda untuk hidup lebih bahagia.
- Berprasangka Baik pintu Kebahagiaan
Mengira bahagia adalah urusan hati merupakan jebakan kebahagiaan itu sendiri. Langkah pertama yang dilakukan dalah menyelarasakan fikiran dengan hati kita. Mengapa selama ini anda tidak bahagia, fikiran anda adalah salah satu sumber ketidak bahagiaan anda. Menata fikiran untuk hanya memikirkan hal baik dan berguna bagi diri sendiri dulu. Cara terbaik untuk menata fikiran adalah dengan berprasangka baik terhadap kehidupan secara menyeluruh, berprasangka baik terhadap lingkungan dan berprasangka baik terhadap kehidupan anda. Dengan berprasangka baik akan mengarahkan kepercayaan dan keyakinan anda terhadap kebesaran Tuhan, bahwa hanya dengan berprasangka baik kebaikan hidup akan datang kepada anda. Masih ingat hukum Law of Attraction, kita adalah apa yang kita fikirkan, kita adalah magnet dari apa yang kita fikirkan. Ketika kita menginginkan hal baik dalam hidup, berprasangka baik akan membawa kebaikan yang diinginkan.
2. Memberi adalah jalan Kebahagiaan
Ketika anda melakukan suatu dalam bentuk pemikiran atau perbuatan, lakukanlah dengan ikhlas karena anda menginginkannya dengan semangat memberi. Melakukan sesuatu karena dan untuk orang lain ibarat menggali lebih dalam yang membuat anda terkubur oleh harapan untuk dihargai, diakui yang membuat anda semakin sengsara dalam kekecewaan, kemarahan dan kesedihan mendalam. Lakukan pekerjaan anda dengan semangat memberi, memberi makna terhadap kehidupan. Apapun yang anda lakukan sekarang adalah pembayaran terhadap hutang karma yang akan melapangkan hidup untuk menerima berkat keberlimpahaan dari semesta. Berharap balasan penghargaan ataupun pengakuan hanya akan menambah hutang karma dalam kehidupan anda dan semakin menjauhkan kehidupan anda dengan kebahagiaan.
3. Penerimaan adalah Kebahagiaan sejati
Jika kehidupan anda saat ini kurang beruntung, bukan berarti itu adalah takdir. Nasib kehidupan anda yang menentukan untuk menjadi lebih baik atau malah terpuruk. Langkah pertama yang anda lakukan adalah penerimaan, dengan menerima anda akan dijauhkan dari keluhan dan kekecewaan terhadap hidup anda. Penerimaan bahwa apa yang terjadi adalah karma kita sebelumnya yang selalu menyalahkan kehidupan, menyalahkan orang lain( lingkungan ) dan menyalahkan diri sendiri atas ketidakmampuannya. Mulailah menerima kekurangan itu dan mulai menjalani kehidupan dengan ikhlas, berprasangka baik, berusaha maksimal, terbuka untuk belajar hal baru. Menerima dengan rasa syukur setiap butir hasil usaha sebagai berkat yang luar biasa dari Tuhan. penerimaan akan membuat kita lebih banyak bersyukur dan bersyukur akan membukakan pintu rejeki kepada kita lebih banyak lagi.